Apa itu Manajemen Pendidikan?
Program studi Manajemen Pendidikan bertujuan mencetak para lulusan yang menguasai bidang perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan aset, infrastruktur, dan jalannya proses pendidikan. Manajemen pendidikan relevan untuk lembaga pendidikan di bawah pemerintah atau swasta. Para mahasiswa program studi ini akan mendapatkan pembelajaran dan pelatihan di bidang manajemen pendidikan, dari teori, praktek, sampai penelitian. Para mahasiswa jurusan Manajemen Pendidikan mempelajari kebijakan pendidikan, manajemen dan pengembangan SDM, manajemen keuangan, teknologi informasi, dan pengembangan kurikulum. Mahasiswa program studi ini juga dituntut untuk terbiasa berpikir kritis dan taktis.
Prospek Kerja Jurusan Manajemen Pendidikan
Dalam dunia pendidikan, kesempatan berkarier di manajemen pendidikan sangat besar. Kelancaran proses belajar mengajar dalam suatu lembaga pendidikan atau sekolah sangat ditentukan oleh manajemen di lembaga pendidikan itu sendiri, yang mengelola semua aspek fisik dan non fisik di sekolah. Prospek yang ditawarkan untuk lulusan Manajemen Pendidikan antara lain adalah sebagai staf dan/atau manajer administrasi di lingkungan sekolah, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan lainnya, baik milik pemerintah maupun milik swasta. lulusannya juga dapat berkarir sebagai konsultan pendidikan,
Menurut UU RI No. 20 Tahun 2003, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkansuasana belajar & proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinyauntuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, sertaketerampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.A. Definisi Manajemen PendidikanBatasan manajemen pendidikan dapat diambil berdasarkan 3 pendekatan. Pendekatan pertamamenganggap manajemen pendidikan sebagai cabang ilmu manajemen, sehingga batasannnya adalah senidan ilmu mengelola sumber daya pendidikan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaranagar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirnya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,masyarakat, bangsa dan negara. Adapun secara proses, manajemen pendidikan didefinisikan sebagaiproses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian sumber daya pendidikan untukmencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Bila dikaji dengan pendekatan struktur atau tugasnya,maka manajemen pendidikan diartikan sebagai manajemen peserta didik, kurikulum, tenaga pendidik, dankependidikan, keuangan, fasilitas, hubungan lembaga dengan masyarakat, pengorganisasian,ketatalaksanaan, dan supervisi pendidikan (Husaini Usman, 2004: 12). Sedangkan menurut Usman (2009)manajemen pendidikan dapat diartikan sebagai seni dan ilmu mengelola sumber daya pendidikan untukmencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.B. Tujuan dan Manfaat Manajemen Pendidikan1.Terwujudnya PBM yang PAKEMB (bermakna)2.Peserta didik yang aktif mengembangkan dirinya3.Memiliki kompetensi manajerial4.Tercapai tujuan pendidikan secara efektif & efisien5.Teratasinya masalah mutu pendidikan6.Perencanaan pendidikan merata, bermutu, relevan & akuntabel7.Meningkatnya citra positif pendidikanC. Fungsi Manajemen PendidikanAda banyak pendapat mengenai fungsi-fungsi manajemen, diantaranya yaitu Terry yang menyatakanterdiri atas:1.Planning (perencanaan), yakni menentukan garis- garis besar untuk dapat memulai usaha yangterdiri atas apa yang akan dicapai, bagaimana mencapainya, kapan, dan lain sebagainya.2.Organizing (menyusun), yakni rangkaian kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuansebagaimana telah ditetapkan dalam perencanaan.3.Actuating (menggerakkan untuk bekerja/pelaksanaan), untuk melaksanakan kegiatan atau aktivitaspencapaian tujuan.4.Controlling (pengawasan), yakni kegiatan dalam rangka memeriksa hal-hal apa yang telahdilakukan memastikan apakah pekerjaan telah berjalan sebagaimana mestinya, serta mengetahuihambatan- hambatan yang menghalangi tercapcainya tujuan.Pendapat lainnya dalah Fayol yang merumuskan fungsi manajemen sebagai to plan, to organize, tocommand, to coordinate, dan to control. Adapula pendapat dari Gullick yang merumuskan fungsimanajemen secara lebih detil lagi, yakni dengan planning, organizing, staffing, directing, coordinating,reporting, budgeting (Hartati Sukirman, 1999: 5). Namun demikian, pada prinsipnya fungsi-fungsi yangdipaparkan para pakar tersebut memiliki benang merah yang sama. Hanya saja, masing-masing dari
mereka memiliki pengembangan yang sedikit berbeda yang tujuannya mempermudahpengimplementasian ilmu manajemen di dunia nyata.Peranan Manajemen PendidikanMenurut Husaini Usman (2004: 13), manajemen pendidikan selaku rangkaian kegiatan pengelolaan dibidang pendidikan, berperan dalam:
1.
Tertunjangnya suasana PBM2.Tertunjangnya profesi tenaga pendidik3.Tercapainya tujuan secara efektif dengan sumber daya terbatas4.Tertunjangnya profesi administrator pendidikanKegiatan manajemen pendidikan akan sangat menunjang kelancaran PBM, baik ditilik dari segi fasilitas,administrasi kelas, dan lain sebagainya. Adapun bagi tenaga pendidik atau guru, tugas mereka bukanlahsekedar sebagai pemberi materi terhadap peserta didik. Guru juga hendaknya memiliki kompetensimelakukan tugas-tugas administrative atau manajerial. Bagaimanapun juga, kegiatan pbm tidak dapatterlepas dari rangkaian manajemen pendidikan. Peranan manajemen pendidikan lainnya adalah dalampencapaian tujuan secara efektif dengan sumber daya terbatas. Akibat dari kelangkaan, maka manusiadituntut mampu mengelola sumber daya agar tidak menjadi kendala pemanfaatan sumber daya itu sendiri.Bagi administrator atau manajer pendidikan, tentu saja peranan manajemen pendidikan sangat berlaku,karena sesuai dengan tugas mereka yang harus mampu mengelola sumber daya-sumber daya yang terbtasguna menunjang tercapainya tujuan pendidikan.I.Ruang Lingkup Manajemen PendidikanBidang garapan atau ruang lingkup yang terdapat dalam manajemen pendidikan meliputi :1.Manajemen peserta didikPeserta didik selaku input dalam lembaga pendidikan merupakanpusat dari seluruh kegiatan dalammanajemen pendidikan. Oleh karenanya peserta didik hendaknya menjadi prioritas utama dalampengambilan kebijakan di bidang pendidikan. Kegiatan yang termasuk dalam bidang ini adalahpencatatan peserta didik mulai dari saat penerimaan sampai dengan keluarnya dari sekolah.2.Manajemen tenaga kependidikanManejemen tenaga kependidikan adalah segenap proses penataan pegawai yang meliputi semuaproses atau cara memperoleh pegawai, penempatan dan penugasan, pemeliharaan dan pembinaan,evaluasi, sampai pada pemutusan hubungan kerja.3.Manajemen KurikulumManajemen kurikulum adalah segenap proses usaha bersama untuk memperlancar pencapaiantujuan pengajaran dengan titik berat pada usaha meningkatkan kualitas interaksi pbm.4.Manajemen fasilitas pendidikanManajemen fasilitas pendidikan adalah segenap proses penataan yang bersangkut paut denganpengadaan, pendagunaan, dan pengelolaan sarana pendidikan agar tercapai tujuan yang telahditetapkan secara efektif dan efisien
5.Manajemen Pembiayaan Pendidikan
5.Manajemen Pembiayaan Pendidikan
Manajemen pembiayaan pendidikan merupakan kegiatan pengelolaan yang meliputi penataansumber, penggunaan, dan pertanggungjawaban dana pendidikan di sekolah atau lembaga pendidikanpada umumnya6.Manajemen Hubungan Lembaga Pendidikan dengan MasyarakatMasyarakat merupakan laboratorium pendidikan yang tidak ternilai harganya. Masyarakat jugamerupakan stakeholder pendidikan, dimana keberlangsungan proses pendidikan juga bergantungpada masyarakat. Untuk itu, lembaga pendidikan tidak dapat terlepas dari masyarakat baik secaralangsung maupun tidak langsung. Manajemen hubungan lembaga pendidikan dengan masyarakatmerupakan kegiatan penataan yang berkaitan dengan kegiatan hubungan sekolah denganmasyarakat untuk menunjang pbm di sekolah7.Manajemen Organisasi Lembaga PendidikanDalam setiap organisasi pastilah terdapat struktur tugas dan berbagai macam konsekuensi akibatadanya pembidangan tugas tersebut. Hal inilah yang menjadi garapan manajemen organisasilembaga pendidikan, yaitu segenap kegiatan mengorganisasikan lembaga pendidikan yang termasukdiantaranya adalah pengelolaan fungsi kepemimpinan8.Manajemen Ketatalaksanaan dan Sistem Informasi Lembaga PendidikanKegiatan pencatatan berakibat pada perlunya penataan data atau informasi, agar pada saaatinformasi tersebut diperlukan dapat diperoleh dengan mudah, cepat, dan tepat. Manajemenketatalaksanaan dan Sistem informasi Lembaga Pendidikan berupaya untuk mencapai hal tersebut,dengan kegiatan yang meliputi pencatatan, pengolahan, penggandaan, pengiriman, dan penyimpanansemua bahan atau informasi yang temasuk dalam data lembaga pendidikan9.Supervisi PendidikanKehadiran supervisi pendidikan diharapkan membantu tercapainya tujuan pendidikan secara efisien,khususnya melalui pembinaan profesionalitas guru. Namun trend pendidikan terakhir tidak selalumengartikan supervisi pendidikan memiliki sasaran satu-satunya berupa guru, melainkan jugamelibatkan tenaga-tenaga kependidikan lainnya. Batasan supervisi pendidikan yang selama ini akrabadalah suatu usaha untuk memberikan bantuan kepada guru dalam memperbaiki situasi belajar mengajar dan pada kenyataannya kelancaran pbm tidak semata bergantung pada guru melainkanpula tenaga kependidikan lainnya.



No comments:
Post a Comment